detak detik perubahan

Balon Bupati Sergai 2010-2015 Dr.H.Idham, SH., MKn: LIMA KOMITMEN MORAL BUPATI SERGAI KE DEPAN

In PEMILUKADA on December 19, 2009 at 9:17 am

SIAPA pun pemimpin Kabupaten Serdang Bedagai yang akan  terpilih melalui Pemilukada 2010 nanti mestinyalah ia seorang figur terpecaya dengan 5 komitmen moral yang kuat di antaranya dan yang utama ialah wajib takut kepada Allah SWT yang tercermin dari perilalu politik, pribadi dan keluarga. Sekarang banyak pemimpin sudah melupakan Gusti Allah. Bahkan lebih ironis lagi, untuk mendapatkan legitimasi politik secara kasat mata banyak yang menempuh dengan cara membeli tunai dari rakyat.

Demikian penegasan Balon Bupati Serdang Bedagai Dr.H.Idham, SH., MKn di hadapan tokoh masyarakat dalam sebuah tasyakkur keluarga yang dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1431 H di tempat kelahirannya Dusun VII Brohol, Desa Sungai Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu malam (18/12).

Komitmen moral kedua, tambah Idham, Bupati Sergai ke depan, dari awal wajib menjelaskan kepada seluruh rakyatnya bahwa APBD bukan uang Bupati, melainkan uang dari keringat rakyat.  Bahkan sebenarnya, menurut Idham, uang  rakyat ini secara filosofis harus dimaknai sebagai uang tuhan yang tidak boleh diselewengkan sepeser pun. Karena sifatnya itu,  maka APBD sebagai uang rakyat wajib dibelanjakan mulai perdesaan. Komitmen ketiga ini berkaitan dengan fakta bahwa mayoritas masyarakat adalah warga desa dan yang kondisinya secara umum adalah masyarakat agraris petani miskin, buruh dan nelayan. Membangun seluruh infrastruktur pedesaan dalam upaya memakmurkan buruh, tani dan nelayan tersebut sebagai prioritas, mestinya menjadi policy kuat dalam politik anggaran.

Komitmen keempat, Bupati wajib mempunyai budaya malu. Artinya jika pada saat tertentu Bupati sudah mengingkari amanah rakyat pada hari itu juga dia wajib menyatakan mundur di hadapan sidang paripurna khusus DPRD. Kata Idham, ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dari pelaksanaan kedaulatan rakyat sebagaimana ditegaskan dalam UUDNRI 1945 pasal 1 ayat (2) bahwa kedaulatan sepenuhnya di tangan rakyat  dan dilaksanakan menurut undang-undang dasar.

Memang, aku Idham, pada saat sekarang sulit menemukan pemimpin yang benar-benar memaknai kedudukan dan kekuasaannya sebagai amanah rakyat. Hal ini semakin dipersulit lagi oleh fakta bahwa lembaga-lembaga politik dan pemerintahan yang seharusnya berfungsi menegakkan mekanisme check and balancies sudah cenderung mengabaikan  ”perjanjian luhurnya” dengan rakyat.

Komitmen kelima, Bupati Serdang Bedagai ke depan wajib mempunyai rasa kebanggaan dan keihlasan melihat saudara-saudaranya hidup sejahtera di pedesaan, yaitu buruh, petani dan nelayan. Menurut Idham selama ini pemimpin di Republik ini seakan belum ihlas mensejahterakan masyarakat desa. Bahkan pada peristiwa tertentu sangat ironis pemimpin itu seolah mempunyai rasa iri dan dengki melihat saudaranya hidup sejahtera di pedesaan.

Gebrakan Dari Desa

Kehadiran Idham di desa kelahirannya adalah dalam rangkaian sosialisasi sebagai balon Bupati Serdang Bedagai periode 2010-2015. Aktivitas itu sudah berlangsung hampir 1 bulan. Menurut salah seorang pentolan tim sosialisasi Idham, Sugiri, timnya mendesign sosialisasi seperti diceritakan dalam banyak buku sejarah, yakni desa mengepung kota. Di desa banyak masalah yang melukiskan penderitaan rakyat dan itu bisa amat mudah bagi pelaku politik kotor yang mengandalkan transaksi rendahan. Namun, lanjut Sugiri, kondisi yang sama juga bisa sangat memudahkan bagi tokoh pemimpin yang punya latar belakang yang berbeda. Dengan bahasa rakyat tim Sugiri berhasil mendapatkan dukungan luas hanya berkat kesamaan pandangan tentang perubahan sebagai keniscayaan. Tidak ada orang yang rela menderita terus menerus, meski pun ia orang bodoh, tegas Sugiri. Namun Sugiri juga membantah jika timnya hanya merangsek ke desa. Itu tidak benar. Kemaren saja kita sudah adakan pertemuan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh politik penting  seperti Ketua Kadin Serdang Bedagai Tony Wistan alias Ayong, Ucu Kohar pentolan PPP Serdang Bedagai, Ki R Suparman, dan lain-lain.  Belum lagi lobby-lobby politik tertutup yang tidak boleh dipublikasikan secara luas. Kita melakukan yang seharusnya, tegas Sugiri.

Sudirman, anggota tim Idham yang lain, didamping rekan kerja Agussalim, Suherman dan Golden Russ S  mengungkapkan cerita lain. Dalam waktu singkat kami berhasil mendapat popularitas yang pesat berkat penjadwalan kunjungan yang begitu intensif. Dalam 1 hari kami biasa melakukan pertemuan di 5 sampai 10 titik. Sambil menyerap aspirasi masyarakat, akhirnya kami  pun menjadi tahu persis apa yang seharusnya dilakukan untuk sukses pada pemilukada 2010. Saya yakin, uang bukan segala-galanya di tanah bertuah di negeri beradat, tegasnya menjelaskan predikat yang melekat pada daerah Kabupaten Serdang Bedagai yang berpenduduk berbilang suku itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: