detak detik perubahan

JAPOLHA DAN AKADEMISI

In Uncategorized on December 20, 2009 at 11:25 pm

Pada umumnya elektibilitas figur diduga keras tidak akan terkait sama sekali dengan asal-muasal dan sejarah karir para figur yang berkompetisi. Dalam kaitan itu sama sekali belum dapat diyakini pendapat sebagian orang yang cenderung menilai potensi elektibilitas figur yang berasal dari kalangan JAPOLHA (Jaksa, Polisi dan Hakim), lebih lemah dibanding kalangan lain seperti pengusaha, birokrat maupun politisi. Mengapa? Banyak alasan, di antaranya isyu-isyu seperti yang tercermin dari kasus seperti perang cicak dan buaya serta ketidak-nyamanan hidup (baik dalam persepsi maupun pengalaman empiris) karenanya.

Namun demikian rumus besi dalam pilihan langsung tetap akan berlaku, yakni bagaimana interaksi tiga faktor dimanage sedekimian rupa (figure, networking dan budgetting).

BAGAIMANA KALAU AKADEMISI MAJU JADI KEPALA DAERAH?

Kalangan akademisi diperkirakan tidak begitu tinggi elektibilitasnya mengingat di tengah-tengah masyarakat masih lebih banyak rujukan kasus kegagalan ketimbang keberhasilan kalangan ini dalam perebutan kekuasaan pada Pemilukada. Lagi pula di Sumatera Utara boleh disebut tidak ada akademisi yang merakyat. Mereka kebanyakan hanyalah figur-figur penyangga menara gading yang kurang mengerti masyarakat. Lebih buruk lagi, dalam praktiknya para akademisi itu sering menjadi imitator budaya buruk birokrasi yang semestinya dikoreksi.

Pengecualian tetap ada khususnya bagi para akademisi dari bidang keahlian  ilmu keagamaan yang sering berperan ganda selain sebagai dosen mata kuliah juga sebagai “dosen masyarakat” (aktif memberi pengajian dari satu ke lain mimbar). Jika mereka akan tampil, posisi terbaiknya kemungkinan adalah sebagai sisipan yang didudukkan untuk jabatan wakil. Kalangan LSM juga hampir senasib dengan itu, mengingat hanya Soekirman (Wakil Bupati Serdangbedagai) lah satu-satunya catatan keberhasilan kalangan itu dalam sejarah pemilukada dan terutama karena juga didukung oleh catatan keberhasilan yang hampir tanpa cela dalam menjalankan pemerintahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: